Upaya Pemulihan Bekas Tambang, DLH Gresik Tanam Pohon di Gunung Desa Suci
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Suci telah memulai upaya pemulihan lahan bekas tambang di Desa Suci, Kecamatan Manyar. Ini adalah bagian dari kegiatan Asta Gunung yang diselenggarakan.
DLH Gresik telah memulai uji coba penanaman pohon Tabebuya dan Mangga sebagai langkah awal untuk restorasi lahan. Dengan ini, kami berharap dapat mengembalikan fungsi ekologis lahan dan mendorong pengembangan kawasan hijau dan ekowisata di masa depan.
Menurut Kepala DLH Gresik, Sri Subaidah, rencananya lahan bekas tambang ini akan diubah menjadi taman publik yang juga dapat dijadikan sebagai tujuan wisata.
“Lokasi ini awalnya adalah lahan bekas tambang yang sekarang direncanakan akan diubah menjadi hutan kota dan area pariwisata oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Detail Engineering Design (DED) telah diselesaikan pada tahun 2024, dan kami berharap dapat mulai mewujudkannya tahun ini,” ungkap sang juru bicara.
DLH Gresik juga menawarkan peluang untuk bekerja sama dalam program penghijauan, baik melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan ataupun program sosial lainnya.
“Kami membantu mendirikan zona khusus untuk penanaman bersama, di mana perusahaan dan komunitas dapat berpartisipasi melalui program CSR atau Program Saji Sapo Kita,” kata dia.
Program pemulihan yang dilakukan sangat disambut baik oleh Sekretaris Pemdes Suci, Muhammad Miftach. Dia berharap program ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga di sekitar sana. Dengan demikian, diharapkan akan terjadi perbaikan yang signifikan secara keseluruhan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada DLH Gresik dan semua yang telah mendukung kegiatan ini. Ini adalah awal yang baik untuk mengubah lahan bekas tambang menjadi lebih produktif dan bermanfaat,” ujarnya menyatakan.
Program pemulihan yang dilakukan sangat disambut baik oleh Sekretaris Pemdes Suci, Muhammad Miftach. Dia berharap program ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga di sekitar sana. Dengan demikian, diharapkan akan terjadi perbaikan yang signifikan secara keseluruhan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada DLH Gresik dan semua yang telah mendukung kegiatan ini. Ini adalah awal yang baik untuk mengubah lahan bekas tambang menjadi lebih produktif dan bermanfaat,” ujarnya menyatakan.
Melalui program ini, kami berharap bekas tambang di Desa Suci dapat berubah menjadi ruang hijau yang akan memperbaiki ekosistem serta menciptakan peluang bagi pariwisata alam di Gresik.